29 Juni 2022 | Dilihat: 142 Kali
Ephorus Robinson Butar Butar, Mensos Risma, Walikota Tri Hadiri Acara Dissabilitas HKBP 
noeh21
 

Bekasi,  Projustisianews. com - Ephorus HKBP, Ompui Pendeta DR. Butar - Butar, Menteri Sosial Risma dan Walikota Bekasi menghadiri langsung Acara Inklusi Dissabilitas berlangsung di HKBP Maranatha Rawalumbu, Bekasi (27/6/2022).

Acara Inklusi Dessabilitas merupakan program HKBP secara nasional setelah Ephorus HKBP bertemu Menteri Risma di kantor Kemensos tahun lalu. 

Distrik HKBP XIX  Bekasi menjadi tuan rumah dalam pencanangan Program Dissebiltas ini menyatakan  Distrik Bekasi siap melaksanakan Program Pemeritah dan HKBP terhadap jemaat yang mengalami kekurangan Dissablitas. 

"Kami sangat mendukung Program HKBP Pusat secara nasional ini terutama di Distrik XIX Bekasi, " ungkap Phraeses XIX Bekasi Pendeta Mangatur Manurung disela-sela menjelang Ibadah Inklusi Dessebilitas.

Ibadah Inklusif Dessebelitas melasanakan Baptis dan Sisi badi dissebel yang langsung dipimpin Ephorus Ompui Robinson Butar -Butar dan dihadiri Phraeses  semua pendeta resort yang ada di di distrik Bekasi. 

Dalam Kotbah, Ephorus Ompui Robinson Butar -Butar mengatakan Program Dessebilitas HKBP diakui selama ini masih setengah hati. "Tapi setelah saya ke Kota Betel saya sadar kita telah terlambat untuk memperhatikan para kaum lemah terutama umat Desseble," ungkap Ephorus. 

Menyadari pentingnya Program Desseble ini,  Ephorus langsung ketemu dengan Menteri Sosial Risma. 

"Puji Tuhan semua program disambut baik ibu Menteri dan pemerintah akan nembantu Program Kaum Desseble HKBP melalui pembinaan dan program 1000 jemat," ujar Ephorus Ompui Robinson. 

Ephorus  mengatakan Alkitab menyerukan agar gereja mendorong umat manusia menolong dan membantu kaum kecil terutama kaum Difable. 

"Bila engkau perjamuan siang sahabatmu atau kaum keluargamu yang kaya. Karena membalas. Tapi kalau kamu ingin menjamu undanglah orang miskin,  orang cacat difable,  lumpuh dan butuh. Karena engkau tak punya balas pada orang, " terang Ephorus. 

Di Kota Betel kata Ephorus Robinson Butar Butar, Kaum Dessebel dilayani hampir 11 ribu  mereka merawat dan mengobati para dessebel yang fenomal dan juga ada epilhilepsi. Mereka diperdayakan bukan hanya memenuhi kebutuhan mereka tapi mereka dibina untuk memiliki keterampilan bahkan mampu membuat bahan-bahan industri seperti membuat kecil mur.

Produk mereka dijual dan dibayar p
dan akhir mereka memiliki berhasil bukan untuk dikasihani. 

Di Kota Betel juga mereka sama tidak dibedakan mereka ke gereja bersama baik kaum Dissebel maupun non Dessebel. 

"Walau selama ibadah, mereka berteriak tapi jemaat tidak diganggu dan menikmati kebersamaan. 

Di Kota Betel mereka menerima baptis dan perjamuan kudus seperti biasa.  Mereka tidak tersisikan. "Mereka sangat dihargai sebagai umat, " ujar Ephorus. 
(Daniel Alexander/***)

Alamat Redaksi/ Tata Usaha
Jalan Ceger Raya No. 27  Ceger,
Kecamatan  Cipayung Jakarta Timur - INDONESIA
Telp :  021- 836.83.83
Hotline  : 021- 0812 -1853-3128
Email: Binzar67@ g.mail.com