13 November 2020 | Dilihat: 43 Kali
Hari Kesehatan Sedunia : Puskesmas Cileungsi Mendorong Partisipasi Aktif Masyarakat Memutus Rantai  Penyebaran Covid-19
noeh21
 

Cileungsi Bogor, ProjustisiaNews.com -  Penanganan kasus Covid-19 harus tetap diperhatikan lebih serius sehubungan adanya tren peningkatan kasus positif di Kabupaten Bogor. Data Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor per Rabu (11/11/2020) menunjukkan, ada tambahan 28 kasus positif baru.

“Tambahan kasus positif ini membuat total penderita Covid-19 di Kabupaten Bogor menjadi 2.979 orang,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, Kamis (12/11/2020).

"Saat ini ada 32 kecamatan yang masih berstatus zona merah, 5 kecamatan zona oranye, dan 3 kecamatan zona hijau" tutur Ade.

Menanggapi masuknya Kecamatan Cileungsi  sebagai zona merah,  Kepala UPT Puskesmas Cileungsi dr. Delly Mulyati mengatakan : "Hal ini sangat wajar mengingat daerah Cileungsi adalah daerah yang berbatasan langsung atau penyanggah dari Jakarta sebagai pusat pandemi. Banyak pekerja yang bekerja di Jakarta pulang dan  bertempat tinggal di Cileungsi.

Namun demikian sebenarnya sangat mudah memutus mata rantai Covid-19 asalkan disiplin mengikuti protokol yang ada, yaitu: mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan. "Asal mau dan berdisiplin", tutur dr. Delly.

Untuk itu dr. Delly mengajak semua elemen  masyarakat agar aktif melaksanakan  protokol kesehatan secara  mandiri. "Kita tidak tahu bahwa orang lain atau saya adalah membawa virus Covid-19 sekalipun terlihat  sehat", jelas dr. Delly yang bertanggungjawab atas kesehatan masyarakat di  4 desa, yaitu: Cileungsi, Limus Nunggal, Cileungsi Kidul dan Dayeuh

Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari PDI Perjuangan Mu'ad Khalim yang membawahi bidang pendidikan dan  kesehatan, mengatakan terkait masalah Covid-19: "Akan mendorong Puskesmas sebagai motor pengerak penanganan Covid-19 untuk lebih aktif memberikan penyuluhan dan penangan yang terpadu di seluruh kecamatan".

Menanggapi rencana vaksinasi Covid-19 yang renacananya dilakukan pada Minggu ketiga Desember 2020, dr. Delly menyatakan: "Pemberian vaksin akan dilakukan berdasarkan prioritas, pertama kepada tenaga medis dokter, bidan, perawat dan staf; kedua guru, TNI, Polri dan unsur terkait publik, lalu selanjutnya masyarakat, dll.". Terkait hari kesehatan sedunia ini adalah momentum penanganan Covid-19 secara global melalui vaksinasi. "Sampai saat ini belum ada orang yang kebal terhadap Covid-19" tegas dr. Delly. (Binsar/Boh)

Alamat Redaksi/ Tata Usah
Jalan Ceger Raya No. 27  Ceger, Kecamatan  Cipayung Jakarta Timur