26 Maret 2019 | Dilihat: 643 Kali
PEMBAYARAN GANTI RUGI PEMBEBASAN LAHAN UNTUK PROYEK TOL CIJAGO MANDEK
noeh21
 

Depok  Projustisia News -Proyek pembangunan Tol Cijago Seksi 3 yang melintasi 4 kelurahan yakni (Tanah Baru, Krukut, Limo dan Cinangka), hingga saat ini belum selesai juga pembangunannya walaupun telah lebih dari 12 tahun dikerjakan.

Hal ini membuat warga yang terdampak proyek tersebut mengadu kepada Presiden Joko Widodo lewat menulis surat terbuka meminta agar Presiden dapat membantu proses penyelesaian pembayaran ganti rugi lahan bagi warga proyek pembangunan Tol Cijago.

Menurut Surya dirinya terpaksa menulis surat terbuka untuk Presiden Jokowi karena pihaknya menganggap lambannya birokrasi daerah terkait pembebasan tanah untuk proyek jalan tol.

"Pak Joko Widodo kami mohon dapat meninjau lokasi proyek tol Cijago khususnya di Kelurahan Limo. Kedatangan Pak Jokowi kami sangat yakini bisa membuat keseluruhan birokrasi di Kota Depok lebih gesit menyelesaikan tugasnya dan kesengsaraan warga Depok bisa diakhiri," kata Surya 

Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN), tutur Surya, sangat lambat dalam merealisasikan pembayaran ke Badan Usaha Jalan Tol sehingga berdampak kepada masyarakat.

"Ini akibat dari LMAN tidak memberikan dana talangan kepada badan usaha jalan tol dalam hal ini PT TLKJ karena mereka hanya menghindari beban bunga pinjaman," jelasnya.

Anehnya lagi, dalam proses pembebasan lahan Tol Cijago ada beberapa kejanggalan dimana saat melakukan pembebasan lahan milik warga di lakukan oleh unsur militer.

"Kenapa harus pihak Kodam yang harus melakukan pembebasan. Ketika ditanya kepada pihak BPN, mereka beralasan karena tidak memiliki personil yang cukup tugas mereka hanya mengukur saja," katanya

Pihaknya juga menyampaikan dalam isi surat terbuka kepada Presiden bahwa tidak adanya perhatian dari Pemerintah setempat dalam rangka membantu menyelesaikan kasus pembayaran ganti rugi tol cijago.

"Pihak Pemda Kota Depok, sampai surat ini dibuat tidak menghiraukan bahkan terkesan mengabaikan ketika diminta koordinasi di lapangan oleh Kementerian PUPR. Akibatnya Dinas Pemukiman Depok juga berani bersikap menunda pekerjaan dan tidak kelihatan sepak terjangnya secara nyata untuk membantu penyelesaian proyek," pungkasnya dengan nada kesal. (Yudi) 

Alamat Redaksi/ Tata Usah
Jalan Ceger Raya No. 27  Ceger, Kecamatan  Cipayung Jakarta Timur