27 Oktober 2020 | Dilihat: 26 Kali
POLDA BALI TANGKAP TANGAN PENGIRIMAN OBAT ILEGAL
noeh21
 

Denpasar, ProjustisiaNews.
Jajaran Kepolisian Polda Bali menangkap tangan terduga pengirim obat ilegal yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat) dan TIE (Tanpa Ijin Edar).

Menurut keterangan Plt Wadir Krimsus AKBP I Gd Nakti Widhiarta, SIK
berawal pada tanggal 10/10/2020 Balai Besar BPOM Bali di Denpasar menerima informasi dari Direktorat Intelijen BPOM bahwa akan ada pengiriman produk obat ilegal via ekspedisi, isi paketnya ditulis makanan ikan.

Kepala Bidang Penindakan Balai Besar POM Denpasar Drs. I Wayan Eka Ratnata, A.Pt. berkoordinasi dengan pihak Ditreskrimsus Polda Bali untuk melakukan penangkapan, pada tanggal 11/10/2020 Ditreskrimsus Polda Bali menangkap AMF pada saat menerima paket haram tersebut dirumahnya di Jl.Sekar Sari, Kesiman Denpasar berikut barang bukti berupa 37 botol berisi tablet ilegal.

Dari hasil uji lab diketahui barang bukti tersebut yang berupa tablet putih dengan logo Y mengandung tiheksifenidil HCL, tablet kuning dengan tulisan Nova &DMP  positif mengandung dextromethorpan.

Pasal yang di sangkakan adalah UU No 36 / 2009 ttg kesehatan yaitu :
Pasal 196
Dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 thn dan denda maksimal 1 M dan Pasal 197
Dengan ancaman pidana penjara 15 tahun dan denda maksimal Rp 1 M.

Agatha
Editor: Sony Bali

Alamat Redaksi/ Tata Usah
Jalan Ceger Raya No. 27  Ceger, Kecamatan  Cipayung Jakarta Timur