Kabupaten Bogor, Projustiasianews. com - Sekolah Dasar Negeri Pasir Angin 02 Cileungsi Gelar Projek Implementasi Pancasila. Kegiatan ini berlangsung di halaman sekolah dibuka Kepala Sekolah Sukmawati, SPd Kamis(25/5/2023).
Menurut Kepsek Sukmawati pelaksanaan projek Pancasila ini merupakan kegiatan sekolah mendukung kesiapan SDN Pasir Angin 02 dalam melaksanakan Kurikulum Pancasila.
Kegiatan Projek ini menggelar berbagai kegiatan seni budaya dari berbagai dari daerah dalam tari-tarian, vokal dan puisi.
Kegiatan seni budaya tambah Kepsek Sukmawati mendukung kearifan budaya nasiinal. "Kegiatan Projek ini dilaksanakan mulai anak didik kelas 1sampai kelas 5 dengan kreasi seni budaya yang berbeda,"ujar Kepsek Sulmawati.
Selain menampilkan pentas seni budaya dalam.projek ini siswa didik juga dicoba berkreasi dengan membuka pameran stand makanan.
semua kelas lima dibagi dalam.kelompom sesuai kelasnya menyajikan menu makanan dari khas Jawa, Sunda, Betawi dan Padang.
"Bersama orangtua murid maka anak didik mulai diajarkan kemandirian dalam menjual makanan agar siswa didik dapat tambahan untuk membantu kebutuhan tambahan sekolah," ujarnya.
Pelaksanaan implementasi tahun ajar 2024 Kurikulum Pancasila di SDN Pasir Angin 02 terus dimantapkan memasuki tahun ajar 2024 Sekolah SDN Padir Angin 2 dari memasuki metode Mandiri Merdeka menjadi Merdeka berubah.
Dalam Kurikulum Berubah lanjut Kepsek Sukmawati sekolah bersama wali murid mulai mengembangkan kreavitas anak dengan ide gagasan dari murid yang disesuaikan dengan pelajaran tematis disusun dalam kurikulum sekolah.
'Kita berharap sekolah sudah siap melaksanakan perubahan kurikulum dari kurtilas menuju pelaksanaan Kurikulum merdeka yang segera dilaksanakan 2023,"ujar Kepsek Sukmawati.
Untukmensukseskan kurikulum merdeka berubah ini kata Kepsek Sukmawati berharap dukungan kemampuan guru atau wali murid juga didukung orangtua murid.
Sementara itu kegiatan Projek Pancasila sangat disambut baik para orang tua murid. "Kami mengucapkan terimakasih kepada Kepsek dan wali murid yang membuat perubahan baru dalam mendidik sekolah. Anak kami lebih kratif dan bisa memiliki inovasi dalam dunia belajar seperti pelaksanaan stand makanan sekarang, " ujar Endang orangtua murid kelas 5 yang mengikuti stand Projek Pancasila tersebut. (Dani)